Jumat, 11 Mei 2012

Gratefulness



      Aaron dan Julio adalah hao peng you. Mereka telah bersahabat sejak kecil *belajar bersama-sama, pulang sekolah bersama-sama, saling membantu. Tapi suatu hari, perusahaan ayah Julio bangkrut karena terkena nuclear radiation. Keluarga Juliopun jatuh miskin. Tak disangka, Aaron tak ingin lagi bersahabat dengan Julio. Suatu siang ketika Julio, Aaron, Clara, dan Naysilla sedang berada di kelas untuk bersih-bersih sebelum pulang sekolah, Julio minta Aaron untuk membantunya. Menurutnya, Aaron lah yang bisa menolongnya dan merupakan sahabatnya. Tapi yang terjadi adalah Aaron balik menghina Julio. 

      Naysilla dan Clara menasihati Aaron karena dia sangat jahat dan sombong pada Julio.

Clara, Naysilla dan Aaron bertemu Julio di pinggir jalan sedang membongkar-bongkar tempat sampah. Julio tidak mampu untuk membeli makanan, sehingga hanya di tempat sampahlah ia bisa mendapatkannya. Tanpa sepatah kata apapun, Aaron mengejek Julio. Ia segera mengajak Clara dan Naysilla ke tempat yang layak untuk mendapatkan makanan, tanpa melihat ke arah Julio lagi.

Julio terpaksa mengatakan bahwa ia rela untuk putus sekolah demi adiknya, Mario, yang menduduki jenjang SD. Rumah mereka disita oleh pemerintah karena tidak sanggup membayar hutang.

     Julio : Begini, orang tua ku tidak punya uang untuk membiayai aku dan adikku untuk sekolah. Sedangkan adikku masih mau sekolah, jadi aku mengalah saja untuk adikku. Biar adikku yang sekolah dan aku membantu orang tuaku untuk bisa hidup.
Naysilla: Serius Jul?
Clara: Mulia betul hati mu sobat.
Aaron : Haha. Mulia apanya? Dia cuma mau cari muka tahu? Kalian ini gampang sekali dibodohi sama dia.
Julio : Tega sekali kau berkata begitu pada ku. Aku memang sekarang sudah miskin, tapi aku masih punya perasaan. Kalau kamu tidak mau bersahabat lagi dengan ku, ya sudah itu tidak jadi masalah buat ku, tapi jangan kau hina aku dengan kata-katamu itu.Aku pun sangat bersyukur karena aku masih dapat bertahan hidup dan dapat memuji Tuhan. Satu lagi, aku tidak pernah menyesal pernah berkenalan dengan mu. Tapi itu merupakan pembelajaran bagi ku. Terima kasih Aaron.
Teman-teman yang lain memarahi Aaron dan semua meninggalkan dirinya. Aaron pun tidak punya teman lagi dan dia bunuh diri karena tidak tahan hidup. Ketika ia ingin loncat dari gedung paling tinggi, teman-temannya, termasuk Julio, tidak sengaja melihatnya. Mereka telah mencegahnya, namun semuanya terlambat. 

Di sisi yang lain, Julio pun akhirnya dapat bertahan hidup dan menjadi orang yang sukses di usia tuanya, begitu juga dengan adiknya. Semua in karena Julio yang selalu berysukur dan tidak putus asa. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar