Kala matahari masih gelap
Embun menetes di dedaunan nan hijau
Angin bertiup sepoi-sepoi menyejukkan
Panggilanmu.. Dekapan hangatmu..
Suara itu begitu khas bagiku
Dengan sentuhan lembut di kepalaku
Kau memanggilku dari mimpi nan indah
Kau membimbingku menggapai bintang
Hari demi hari, jam demi jam, detik demi detik
Kau iringi langkah hidupku
Kau..bimbing aku di sungai yang mengalir
Ketika arus deras tampak menghadang
Tak kenal lelah tak kenal letih
Kau selalu berdiri tegap disana
Apapun kau lakukan untukku
Dengan kesabaran dan kasih setiamu
Kini aku berdiri disini
Hasil dari jerih payah dari cintamu yang tak kunjung padam
Kuraih bintang di langit
Yang menjadi lukisan kebanggaanmu
Terimakasih Allahku, Tuhanku
Pelita hidupku dan pancaran jiwaku
Terimakasih untuk ayah dan ibuku tercinta
Teriring pelukan dan cinta dari anakmu terkasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar